oleh

Gubernur Apresiasi Komitmen Perempuan Pelopor Rekonstruksi di Daerah Bencana

Penandatanganan Pencananganan komitmen Perempuan Pelopor Rekonstruksi yang di pusatkan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (F-nila)

SIGI, Sultengmembangun. com – Peringatan hari Ibu ke-21 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Sigi, ditandai dengan pencanangan komitmen Ibu pelopor rekonstruksi.

Program ini hadir pasca bencana di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Padagimo, yakni di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. Dimana sejumlah lembaga/organisasi dan komunitas bersatu padu memberikan pelatihan kepada kaum perempuan sebagai pelopor rekonstruksi.

Mewakili gubernur Sulteng, Asisten I Setdaprov Sulteng Faizal Mang saat menandatangani pencanangan komitmen perempuan pelopor rekonstruksi sebagai bukti dukungan pemprov Sulteng terhadap program ini. (F-nila)

Rukmini, selaku ketua panitia yang juga adalah ketua dari salah satu organisasi perempuan di Kabupaten Sigi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah bekerjasama dengan sejumlah organisasi/lembaga, LSM Peduli/Pemerhati Perempuan, NGO dan komunitas perempuan di Sulteng mengadakan pelatihan ini dengan maksud agar kaum perempuan khususnya di daerah bencana, bisa lebih paham tentang konstruksi, tekhnik membuat bangunan rumah aman, yang kuat dan tahan gempa.

Dikatakannya, dengan memberikan kesempatan kepada perempuan untuk sadar bahwa saat ini sudah tersedia upaya-upaya yang memampukan masyarakat awam untuk melakukan pemulihan secara mandiri.

BACA JUGA  Gaet Kaum Milenial, Nofel Siap Bertarung di Pilgub Sulteng 2020

Perempuan memiliki akses untuk informasi dan alat bantu untuk dapat melakukan kendali dalam pembangunan dan perbaikan rumah adalah kesempatan untuk mencapai pemulihan.

“Karena itu kaum perempuan dijadikan pelopor rekonstruksi. Gagasan ini muncul untuk menyiasati keterbatasan tenaga kerja di sektor pertukangan/bangunan. Sehingga kaum perempuan diberikan pelatihan membuat rumah aman, kuat dan tahan gempa, ” ujar Rukmini sembari menyampaikan terima kasih kepada para trainer yang sudah membantu ibu rekonstruksi, yang telah dengan sabar memberikan materi yang sangat bermanfaat untuk ibu-ibu pelopor rekonstruksi untuk memotivasi agar lebih percaya diri dan lebih memahami 7 prinsip pembangunan rumah aman.

Kegiatan ini sumber dananya berdasarkan kontribusi dari kolaborasi bersama untuk melaksanakan rangkaian kegiatan dari pelatihan membangun rumah aman di 5 Desa kepada 150 ibu-ibu di wilayah bencana .

Faizal Mang

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Faizal Mang mengapresiasi kegiatan ini. .” Atas nama pribadi dan pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas dilaksanakannya gagasan Ibu pelopor rekonstruksi yang diharap pertama dapat mempercepat proses rekonstruksi hunian di mana inisiatif untuk memulai pembangunan dan pemilihan desain juga bisa dilakukan oleh kaum perempuan,” tandas Faizal Mang.

BACA JUGA  Wagub Berharap Hasil Rekomendasi Inspektur Daerah Dapat Dituntaskan

Kegiatan ini memberikan edukasi kepada kaum perempuan, imbuh Faizal Mang. Maka diharapkan perempuan dapat mengelola pembangunan secara terarah dan tepat sesuai dengan ilmu yang didapatkan tentang teknis rekontruksi.

Dalam hal ini, pemerintah daerah akan senantiasa membuka ruang bagi kaum perempuan, yang tadinya hanya bisa diadakan di 5 desa, kedepannya akan dikembangkan menjadi 10-15 desa untuk menghadirkan kader-kader perempuan pelopor rekonstruksi.

” Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan peran perempuan di dalam mendukung tahapan Rehab rekon serta bisa dijadikan model pemberdayaan dan pelibatan perempuan pelopor rekonstruksi hunian bagi daerah lain yang ditimpa bencana,” ujar Faizal Mang.

H. Moh.Nasir,SE.MP

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Sigi H.Moh Nasir SE.MP mengatakan keterlibatan kaum perempuan terutama ibu-ibu berkontribusi positif terhadap kualitas dan kecepatan proses pemulihan hunian. Hal ini terbukti ibu-ibu yang dilatih dapat memahami dasar ilmu konstruksi sehingga percaya diri untuk berinteraksi.

” Dengan demikian, kaum perempuan juga mampu menjadi pelopor rekonstruksi yang paham akan tekhnik bangunan dengan 7 prinsip yang harus menjadi perhatian utama dalam membangun rumah aman, kuat dan tahan gempa, ” kata Moh. Nasir yang begitu mengapresiasi semangat kaum perempuan pelopor rekonstruksi.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen perempuan pelopor rekonstruksi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Sigi, Kapolres Sigi dan seluruh pemimpin lembaga/organisasi perempuan di Sulawesi Tengah. (nila)

BACA JUGA  Polda Sulteng Serahkan Bansos 3 Ton Beras untuk Masyarakat Donggala

Komentar

News Feed