Gerebek Huntara di Petobo, Tim Berantas BNN Kota Palu Berhasil Temukan Pengedar dan Pengguna Shabu

0
310
Kepala BNN Kota Palu, AKBP Abire merilis penangkapan dan penggerebekan shabu di Huntara Petobo.(Foto:Nila)

PALU – Keberhasilan Tim Berantas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu dalam menangkap pelaku pengguna narkotika di tempat pengungsian korban bencana di kelurahan Petobo, patut diapresiasi. Karena pada saat penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan oleh tim berantas BNN Kota Palu yang dipimpin langsung AKP Gusti Bagus Ngurah Permadi, selain berhasil menemukan barang bukti berupa shabu, juga di tempat tersebut tim berhasil menangkap tiga orang yang diduga sebagai pengguna dan pengedar shabu.
Dari keterangan Kepala BNN Kota Palu, AKBP Abire Nuzu saat melakukan jumpa pers, pada Jumat (11/1/2019), di kantor BNN Kota Palu, menyebutkan bahwa sebelumnya tim mendapatkan informasi dari warga di lokasi pengungsian dan mengatakan bahwa di lokasi tersebut ada beberapa oknum yang melakukan penyalahgunaan narkotika. Kemudian setelah itu, tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan di tempat yang dimaksud, tepatnya di huntara pengungsi milik Lelaki bernama Rois alias Roi di kelurahan petobo tepatnya di Jalan Kebun Sari, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. “Saat penggerebekan tim menggeledah lelaki bernama Rois alias Roi dan saat itu tim menemukan babuk berupa shabu. Selain Roi, tim berantas juga berhasil menangkap dua orang rekannya yang saat itu bersama Roi di huntara miliknya yakni perempuan bernaa Elvira alias Vira dan lelaki bernama Agusti Wawan alias Wawan,” jelas Kaban BNN Kota Palu, Abire.
Dia juga menyebutkan dari lelaki Wawan, tim berantas berhasil menemukan sebanyak 23 paket shabu dengan berat masing-masing
4,05 gram. “Jadi dari hasil pengembangan tim berantas, diketahui bahwa Wawan memperoleh barang tersebut (shabu-red) dari salah seorang narapidana di lapas petobo dan barang tersebut diperoleh melalui komunikasi via telpon. Selama ini transaksi dilakukan dimana Wawan sebagai kaki tangannya Roi. Sementara Vira yang tak lain adalah kekasih Roi, bertugas sebagai pengatur keuangan,” jelasnya.
Dari hasil penggerebekan di Huntara Milik Roi, petugas menemukan barang bukti berupa sembilan paket plastik bening yang diduga berisi shabu dengan berat masing-masing 5,70 gram, 5 buah alat isap shabu (bong), 13 buah korek api gas, 3 pak plastik pembungkus shabu yang kosong, dua buah timbangan digital, satu buah HP Samsung lipat, satu buah tas kosmetik wanita warna pink, dua buah sendok shabu dari potongan pipet plastik, dua buah jarum sumbu dan dua buah kaca pireks.
Sementara dari lelaki Wawan ditemukan babuk berupa 23 paket shabu dengan berat 4,05 gram, satu bungkus plastik bening yang berisi daun ganja kering, uang tunai sebesar Rp500 ribu dan satu buah tas samping berwarna loreng milik wawan.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka ini disangkakan pelanggaran atas pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 111 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1), huruf a dan sub pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika No.35 tentang narkotika.
REDAKTUR : NILA

BACA JUGA  Bahaya Narkoba bagi Generasi Bangsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here