oleh

Elim Somba : Lulusan Untad Harus Mampu Jadi Akselor di Masyarakat

Prosesi wisuda Untad angkatan ke-98 .(F-humasprov)
PALU, Sultengmembangun.com – Meraih Sukses melalui SDM Unggul dan Kerja Keras Tiada Henti, merupakan tema pada pelaksanaan wisuda angkatan ke-98 Universitas Tadulako (Untad) yang berlangsung, Selasa (20/8/2019), di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, Kampus Bumi Tadulako Palu.

Sebanyak 749 orang yang diwisuda kali ini, terdiri dari program pasca sarjana 9 orang, Fakultas Kedokteran 29 orang, Fakultas Hukum 54 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 288 orang, Fakultas Ekonomi 47 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 115 orang, Fakultas Peternakan dan Perikanan 49 orang, Fakultas Teknik 20 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 38 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 23 orang, Fakultas Kehutanan 19 orang, dan Fakultas Pertanian 58 orang.

Pada wisudawan kali ini terdapat beberapa orang wisudawan yang patut diteladani, terutama semangat dan spiritnya dalam berjuang menuntut ilmu, diantaranya adalah Dewi Salmita dari program Studi Akuntansi dengan IPK 4,00 predikat pujian, lulusan terbaik program pasca sarjana adalah Reynita Agnesia dari program studi Peternakan dengan IPK 3,94 sekaligus wisudawan dengan IPK tertinggi untuk program sarjana serta lulusan terbaik program Diploma adalah Irmawati dari program studi Keperawatan dengan IPK 3,79 dengan predikat sangat memuaskan.

BACA JUGA  Polda & Kejati Sulteng, Stop Mengayomi Pelaku Hoax, Fitnah, Pengadu Domba Masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Dr. Ir. Bunga Elim Somba, MSc, Asisten Administrasi Perekonomian mengharapkan agar para wisudawan kelak dapat menjadi akselerator penting dalam membangun Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing.

” Tentunya dengan menyandang status sarjana di tengah-tengah lingkungan yang dinamis dan kompleks di masyarakat, tentu saja membawa konsekuensi moral dan intelektualitas yang tidak ringan. Sebab di mata masyarakat awam, saudara dipandang mempunyai nilai lebih baik dari sisi keilmuan dan etika untuk dijadikan figur pedoman, pelopor dan tauladan yang mampu menggerak majukan masyarakat ke arah yang lebih baik,” tandas Elim Somba.

Sementara itu melalui pesan almamaternya, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. H. Mahfudz, MP yang sebelumnya memberikan ucapan selamat kepada Ketua Senat Untad terpilih periode 2019-2023, Prof, Dr. Ir. Muhammad Basir, SE, MS dan dua guru besar yang hari ini akan diterima menjadi anggota dewan professor Universitas Tadulako antara lain, Prof. Dr. Nurdin Rahman, MSi, M.Kes, dalam bidang gizi pada fakultas Kesehatan Masyarakat, Prof Dr. Ir. Effendy, MSi bidang Ekonomi Pertanian pada Fakultas Pertanian.

BACA JUGA  Positif Terpapar Virus Corona 19, Bupati Morowali Utara Tutup Usia

” Untad terus berbenah dan bahkan saat ini pihak Untad berupaya melakukan peningkatan akreditasi program S-1, Sarjana, S-2 Magister, S-3 (Doktor) dimana untad juga telah mengupayakan alih jenjang diploma III ke program sarjana terapan yang diarahkan pada penerapan prinsip-prinsip keilmuan untuk keperluan praktis agar lulusan yang dihasilkan siap kerja dan dapat menjawab kebutuhan pasar,” kata Prof Mahfud disela sambutannya.

Hadir pada kesempatan itu, unsur forkompimda Sulteng, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolda, Danrem 132 Tadulako, Kajati, Danlanal, Ketua Senat, Ketua Dewan Guru Besar, para Guru Besar, Pimpinan Fakultas Universitas Tadulako dan para Dosen dan staf Administrasi dilingkup Universitas Tadulako.(kiki)

Komentar

News Feed