Dukung Program Pemerintah, Para BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS Berperan Sebagai Petugas Advokasi dan KIE

0
271

Para mitra kerja yang siap
mendukung program pemerintah dalam mensukseskan pembangunan melalui bidang kependudukan.(F-nila)

PALU, Sultengmembangun. Com – Keterbatasan Sumber Daya
Manusia (SDM) khususnya pelaksana program KB dilapangan masih menjadi kendala dalam mendorong peningkatan kualitas kegiatan Advokasi dan KIE di BKKBN Sulteng. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, ungkap Tenny C. Soriton saat membuka kegiatan Integrasi Kampung KB bersama Mitra Kerja Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Selasa malam (18/6/2019), di salah satu hotel yang ada di palu.

Plt. Kepala perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton.

Agar program advokasi dan KIE ini bisa berjalan dengan baik, perlu dilakukan Inventarisasi dan identifikasi tenaga pelaksana yang siap pakai secara kualitatif. Hal ini dimaksudkan agar dapat membantu dalam menentukan kebijakan, disamping memberikan pelatihan teknis operasional yang tepat sasaran bagi para mitra kerja BKKBN diantaranya tim penggerak PKK dan
para BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS
yang ada disetiap desa /kelurahan.

Sejalan dengan Rakornas Program KKBPK tahun 2019, yang fokus pada peningkatan peran pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam operasionalisasi Program KKBPK, maka Kegiatan Pengembangan Materi dan Isi Pesan Advokasi Promosi dan KIE, dalam rangka mendukung program kampung KB di Provinsi, Pengintegrasian Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan didaerah merupakan optimalisasi peran serta pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam operasionalisasi Program KKBPK pada umumnya, dan khususnya program kampung KB.

BACA JUGA  Dianggap Melanggar Permenristekdikti, Pengurus Pusat IKA Untad Menolak Pelaksanaan Pemilihan Rektor

” Saya berharap pertemuan ini dapat memberikan pembekalan kepada para kader Tim Penggerak PKK di Kecamatan, Tim Penggerak PKK di Desa/Kelurahan, serta kepada para BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS tingkat Kabupaten/Kota dalam perannya mendukung pelaksanaan program KB di daerahnya masing-masing,” kata Tenny.

Pembekalan ini dimaksud penting sebagai evaluasi kebijakan dan strategi yang telah ditetapkan serta peningkatan kinerja guna mencapai target sasaran pembangunan subbidang kependudukan dan KB pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Renstra BKKBN 2015-2019.

Sebagaimana tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan/pemahaman serta meningkatnya semangat kemitraan demi mewujudkan peran dalam revitalisasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Pembangunan Keluarga didaerah ini. (NP)

REDAKTUR : NILA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here