Dra. Maria Ernawati, MM Resmi Menjabat Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng

0
281

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Jumat (25/01/2020) gedung Pogombo.(F-nila)

Gubernur Sebut Indikator Kependudukan yang Belum Memuaskan

PALU, Sultengmembangun.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Drs.H.Longki Djanggola,MSi secara resmi.melantik Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sulteng Dra. Maria Ernawati, MM, Jum’at (24/1/2020), di ruang Pogombo kantor gubernur.

Sebelumnya, Dra.Maria Ernawati,MM menjabat sebagai Kepala BKKBN Jawa Timur . Dan tentunya dengan menjabat sebagai kepala BKKBN Sulteng, Maria Ernawati turut serta masuk dalam deretan srikandi-srikandi Pejabat wanita di Sulteng. Hal ini disampaikan Gubernur Sulteng.

Gubernur berharap srikandi asal BKKBN Jawa Timur ini cepat menyesuaikan diri dengan jajaran BKKBN Sulteng mengingat ada beberapa indikator kependudukan Sulteng yang belum memuaskan.

Berdasarkan data BPS Sulteng, angka rata-rata melahirkan perempuan usia subur di Sulteng masih cukup tinggi dari nasional yaitu 2,61 anak berbanding 2,45 anak. Demikian halnya pada tingkat pemakaian kontrasepsi, juga jadi sorotan gubernur karena hanya 53,17 % daripada nasional yang sampai 54,97 %.

Padahal upaya peningkatan kontrasepsi, jelas gubernur dapat berkorelasi dengan peningkatan hasil-hasil pembangunan keluarga kecil dan sejahtera.

“Tugas ini tidak ringan karena banyak indikator kita di bawah nasional,” ujar gubernur mengingatkan.

BACA JUGA  Gubernur Berang: 10 Orang TKA Masuk ke Wilayah Sulteng Tanpa Izin

Disisi lain, nilai maturitas sistem pengendalian intern pemerintah atau SIP sebesar 3,1 . Terima kasih buat juga BPKP kerjasama dengan aparat penegak hukum termasuk kepolisian dan Kejaksaan terhadap kepercayaan sistem Pengendalian internal yang ada di BKKBN.

” Saya minta kepada kepala perwakilan BKKBN provinsi Sulawesi Tengah yang baru agar senantiasa menjaga integritas, loyalitas, komitmen, disiplin dan tanggung jawab. Saya juga berharap adanya koordinasi lintas sektor dan lintas program serta menjalin kerjasama dengan unsur forkopimda yang ada di provinsi Sulawesi Tengah khususnya dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana kabupaten/kota serta mitra kerja lainnya untuk lebih meningkatkan kinerja program KKBPK sehingga berkolerasi memajukan pembangunan di daerah ini,” ujar Gubernur Longki.

Sebelumnya itu, Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi Dr. Dwi Listyawardhani, M.Sc menyebut bahwa antara Provinsi Sulteng dan Jatim memiliki hubungan khusus.

Sebab pejabat-pejabat dari BKKBN Jatim sering dipindah tugaskan ke BKKBN Sulteng seperti mantan kepala perwakilan terdahulu yaitu Kushindarwito dan Agus Proklamasi.

BACA JUGA  Aksi Sosial Cegah Penularan Covid 19, UPTD LLK UKM Nakertrans Donggala Bagikan 3 Ribu Lembar Masker Gratis

“Mudahan-mudahan ini jadi pertanda bagus bagi hubungan silaturahmi dan kinerja Kita,” harapnya guna menyukseskan program-program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang tersinkronisasi dari pusat ke daerah.

Sebelum dijabat Maria Ernawati, kepala perwakilan diisi oleh pelaksana tugas Tenny C. Soriton, S.Sos, MM mengganti Abdullah Kemma SE, M.Si yang purnabhakti.

Selama periode itu, BKKBN Provinsi Sulteng berhasil meraih skor evaluasi kinerja 81,10 atas kegiatan prioritas peningkatan kesehatan ibu, anak, KB dan reproduksi dari BPKP.

Nilai maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) masuk level 3 dan grade B dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintah (SAKIP). Dan semua ini masih sangat membutuhkan kerja keras, sinergitas dengan dinas terkait untuk mewujudkan pencapaian program Kependukan dan Keluarga Berencana (KKB) di daerah ini.

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sulteng Hj. Nilam Sari Lawira, SP, MP, para unsur forkopimda, pejabat OPD, instansi vertikal dan mitra kerja.(widya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here