oleh

Doktor Rahmad kembalikan Formulir Demokrat Didampingi Komunitas Ojol dan UMKM

Doktor Rahmad, Ketua Kadin Donggala saat melakukan prosesi pendaftaran sebagai calon bupati Donggala. (F-dok. Ist)

SULTENGMEMBANGUN. COM, DONGGALA – Setelah kemarin mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Amanat Nasional (PAN) hari ini Doktor Rahmad M Arsyad kembali mengembalikan formulir pendaftaran partai Demokrat, Kamis (25/04/2024).

Jika di PAN Rahmad membagikan kaos Ahmad Dahlan. Kini di Partai Demokrat rahmad memberikan buku tetralogi Transformasi AHY. Pada saat pengembalian formulir pendaftaran. Ketua Kadin Donggala tersebut juga ditemani oleh puluhan Ojol dan UMKM milenial.

“ Visi partai Demokrat jelas Indonesia menjadi negara maju di Abad ke 21, kata kunci kemajuan itu adalah digitalisasi dan kami sudah melakukan digitalisasi umkm dan ojek konvensional menjadi ojek online, karena itu saya di temani oleh teman-teman ojol dan umkm hari ini” jelas doktor Rahmad.

Rahmad yakin, partai Demokrat sebagai partai moderen adalah rumah yang tepat sebagai bagian dari koalisi untuk maju menjadi calon bupati Donggala.

Saya percaya teman-teman Demokrat adalah sahabat yang insya Allah menjadi bagian dari koalisi untuk mengembalikan kejayaan kabupaten Donggala.

BACA JUGA  Pemkab Donggala melaksanakan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2023

“Insya Allah, partai Demokrat adalah sahabat. Sebelum mengembalikan formulir saya sudah minta izin kepada ketua DPD Demokrat kanda Anwar Hafid” jelas Rahmad M Arsyad yang memang dikenal dekat dengan ketua DPD partai Demokrat Sulawesi Tengah sekaligus anggota DPRRI Anwar Hafid.

Rahmad menyampaikan, Anwar Hafid merupakan salah satu guru politik dirinya selama ini selain sosok Rusdy Mastura, Longki Djanggola serta Arus Abdul Karim dan Mulhanan Tombolotutu.

“Beliau Anwar Hafid sebagai bupati berhasil dua priode dan anggota DPRRI dua priode, tidak salah jika kuta menjadikan beliau sebagai tauladan, jejak beliau nyata masih muda menjadi bupati Morowali lalu berhasil menjadi anggota Dprri dua priode.

Saya pikir tidak ada salahnya kita meniru keberhasilan beliau baik di politik maupun aspek program pembangunan pemerintahan seperti hilirasi industri, pendidikan dan kesehatan gratis” tutup Rahmad M Arsyad.***

Komentar