Ditreskrimsus Polda Sulteng Berhasil Amankan Mantan TKW, Pelaku Human Trafficking

0
234

AKBP Didik Supranoto saat menggelar press confrence, Senin (1/4/2019), di loby utama Polda Sulteng. (F-Nila)

PALU, Sultengmembangun. com – Polda Sulteng berhasil menangkap calon TKW yang hendak menyelundupkan 8 orang perempuan dari Poso, untuk diberangkatkan keluar negeri menjadi calon TKW.
Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto saat press confrence, Senin (1/4/2019), mengatakan kedelapan perempuan yang akan diberangkatkan keluar negeri, termasuk sipelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.

“Pada 13 Januari 2019 sekitar pukul 09.30 Wita Petugas Ditreskrimsus Polda Sulteng telah mengamankan Sembilan orang yang diduga akan berangkat ke luar Negeri menjadi calon TKI,” ungkap Didik.

Adapun kronologis kejadiannya, papar Didik,
Petugas kepolisian telah menerima informasi dari masyarakat bahwa pada hari Minggu tanggal 13 januari 2019 sekitar pukul 09.30 Wita di Bandara Mutiara SIS Aljufri terdapat Sembilan orang yang diduga akan berangkat keluar negeri menjadi calon TKI tanpa dilengkapi dokumen yang menjadi persyaratan pekerja Migran di Indonesia atau menempatkan pekerja Migran di Indonesia tanpa SIP2 MI (Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia).

Kemudian petugas Ditreskrimsus Polda Sulteng mengamankan Sembilan orang calon TKI tersebut dari Bandara Mutiara SIS Aljufri dan dibawa ke Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 68 Jo pasal 83 dan atau pasal 72 huruf c Jo pasal 86 huruf c UU RI no.18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja Migran Indonesia.

BACA JUGA  Kenali Dampak Negatif Ganja pada Tubuh

Dari hasil penyelidikan terhadap Sembilan orang calon pekerja Migran Indonesia yang berasal dari Kabuoaten Poso, mereka semuanya tidak memiliki dokumen yang dipersyaratkan dengan negara tujuan Singapura melalui jalur kota Batam Kepri.

Kasus ini, jelas Didik, Penyidik menetapkan tersangka atas nama Risna Pea umur 33 tahun,agama Kristen,WNI, pekerjaan Tani (TKW) pendidikan SMA, jenis kelamin perempuan alamat Desa Lembo Mawo Kecamatan Poso Kota Selatan. Risna Pea ini adalah pelaku human trafficking.

Dalam aksinya, Tersangka Risna Pea menjanjikan pekerjaan kepada delapan orang saksi sebagai pembantu rumah tangga di Negara Singapura dengan iming-iming gaji sebesar Rp.5.800.00,- (Lima Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) perbulan, sedangkan biaya transportasi dan akomodasi akan ditanggung oleh tersangka dan sebagai gantinya akan dipotong selama enam bulan dari gaji masing-masing calon TKI.

“Jadi semua biaya mulai dari pemberangkatan termasuk bea tiket pesawat, semuanya ditanggung oleh Risna Pea dengan perjanjian biaya tersebut akan diganti dengan sistim pemotongan gaji selama enam bulan, ” jelas Didik lagi.

BACA JUGA  Bapak & Anak Tewas Digorok di Kebun

Adapun kedelapan calon TKI (Saksi) tersebut , mereka adalah :
1. Sarce Supai umur 50 tahun, agama Kristen,WNI, pekerjaan URT, pendidikan SMA, Jenis kelamin perempuan alamat Desa Bomba Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso.

2. Ester Anglita Managanta umur 25 tahun, agama Kristen,WNI, pekerjaan Tani, pendidikan SMA kelas 2 Jenis kelamin perempuan, alamat Desa Ratoombo Kecamatan Lage Kabupaten Poso.

3. Satria Iwi umur 37 tahun, agama Kristen,WNI,pekerjaan Tani,pendidikan SMP,Jenis kelamin perempuan alamat Desa Taende Kecamatan Mori atas Kabupaten Morowali Utara.

4.Eva Yulfianti Pasete umur 43 tahun, agama Kristen,WNI, pekerjaan Swasta,pendidikan SD, Jenis Kelamin perempuan alamat Desa Ranononcu Kecamatan Kota Poso kabupaten Poso.

5. Aningsih Tagambe alias Icin umur 29 tahun, agama Kristen,WNI, pekerjaaan URT,pendidikan SMA, jenis kelamin perempuan alamat Desa Ranononcu Kec.Kota Poso kabupaten Poso,

6. Arince Taugu umur 40 tahun, agama kristen,WNI, pekerjaan URT,pendidikan SD jenis kelamin perempuan alamat Desa Ranononcu Kec.Kota Poso Kabupaten Poso.

7. Derlin Tantjoe umur 27 tahun, agama Kristen,WNI,pekerjaan tidak ada, pendidikan SMA,jenis kelamin perempuan alamat Desa Uelene Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso dan

BACA JUGA  Faktor Psikologis yang Membuat Seseorang Menjadi Pengguna Narkoba

8. Selvia Insial umur 24 tahun, agama Kristen WNI,pelajar,pendidikan SMA, jenis kelamin perempuan alamat Desa Tamagonu Kecamatan Lage Kabupaten Poso.

Dari hasil penyidikan terhadap tersangka dan para saksi yang diamankan di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, diketahui mereka tidak memiliki dokumen yang sah, antara lain tidak ada rekomendasi dari dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Poso dan Nakertrans Sulteng, Tidak terdaftar di LP3 TKI Palu, Tidak memiliki Paspor TKI/PMI yang dikeluarkan kantor Imigrasi kelas I Palu, dan tidak memiliki perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman tenaga kerja.
Sementara Barang Bukti yang diamankan dari tersangka dan kedelapan calon TKI(Saksi) antara lain Boarding Pass penerbangan Lion R, Akte Kelahiran, Paspor;
Ijazah dan KTP.

” saat ini tersangka dan barang buktinya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Poso sejak 12 Maret 2019 untuk proses lebih lanjut, ” jelas Didik. (NP)
REDAKTUR : NILA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here