oleh

Dilarang Bawaslu, Komunitas Bantaya Mahasiswa Serbu Kantor Nasdem

Yahdi Basma, Pimpin Deklarasi Bantaya Mahasiswa. (F-ist)

PALU, Sultengmembangun. com – Komunitas Perjuangan Caleg DPRD Provinsi dari Partai Nasdem, yang dimotori Yahdi Basma adalah sosok yang terbilang militan ini dikenal sebagai BANTAYA, akronim dari Barisan Teman Yahdi.

Yahdi Basma saat ini adalah Anggota DPRD Provinsi Sulteng yang terpilih pada Pemilu 2014 lalu dari Dapil Sulteng-III Kab.Tolitoli dan Buol.

Anggota DPRD berperawakan kecil ini dikenal kritis, juga adalah Pimpinan PENA 98, Persatuan Nasional Aktivis 98, komunitas atau paguyuban berhimpunnya para mantan aktivis 98 Se-Indonesia.

Bantaya telah berkiprah 2 tahun ini di Kota Palu dengan program pokok menggerakkan partisipasi publik dalam proses politik di pemerintahan kota. Terbentuk di 46 Kelurahan se Kota Palu. Di level mahasiswa, Bantaya memiliki organisasi operasional bernama Bantaya Mahasiswa.

Kemarin, mereka ditemui pihak Bawaslu Kota Palu dan mengantar surat resmi yang isinya tidak beri izin atas rencana Bantaya Mahasiswa untuk melakukan Deklarasi Dukung Ahmad Ali di DPR RI dan Jokowi sebagai Capres mereka, lantaran belum masuk masa Kampanye Terbuka.

BACA JUGA  BKKBN Sulteng Hadirkan Kampung KB Puenjidi di Kabonena

Rencana Bantaya Mahasiswa berkumpul di Taman GOR Reborn Palu, akhirnya dipindahkan ke Kantor DPW Nasdem Sulteng Jl. Chairil Anwar Palu, jelas Yahdi.

“Ya karena kami dilarang Bawaslu, maka kemarin kami minta izin ke Pimpinan Partai NasDem agar giat Deklarasi ini dipindahkan ke dalam Ruang Tengah Kantor NasDem Provinsi”, ujar Moh. Fadlan, Ketua Bantaya Mahasiswa yang selama ini berkampus di Kampus Univeritas Tadulako.

“Akhirnya sore ini, kami dari komunitas Bantaya Mahasiswa yang telah beranggotakan kurang lebihi 1000 orang, rencananya berkumpul di Taman GOR sore ini, harus mengurangi hadir di Kantor NasDem karena keterbatasan daya tampung ruangan, ujar Fajrin selaku Ketua Panitia, mahasiswa asal STIE PANCA BHAKTI ini menambahkan.(*nil)
REDAKTUR : NILA

Komentar

News Feed