oleh

Cegah Penyebaran Virus Corona, Gubernur Sulteng Minta Masyarakat Patuh dan Taat Terhadap Aturan

Dalam kegiatan apapun, Gubernur Longki Djanggola selalu mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke ruang kegiatan. (F-ist)

PALU, SM. Com – Mengamati perkembangan kasus konfirmasi positif COVID-19 serta mengantisipasi lonjakan kasus COViD-19 di Provinsi Sulawesi Tengah, jelang perayaan Tahun Baru 2021, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dalam hal ini Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola secara resmi mengeluarkan surat edaran untuk ditaati oleh seluruh masyarakat Sulteng. Dan surat edaran ini merupakan salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh Pemda Provinsi Sulteng dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona yang akhir-akhir ini masih terus mewabah. Tentunya hal tersebut menjadi perhatian kita semua, masyarakat dan pemerintah harus bersama-sama memerangi penyebaran virus tersebut.
” Karena itu pentingnya kesadaran masyarakat untuk selalu patuh dan menjalankan protokol kesehatan yang utama ingat pesan ibu, 3 M, ” ujar Gubernur Longki Djanggola, Selasa (29/12/2020).

Sebagaimana disebutkan dalam surat edaran gubernur Sulteng, yang isinya antara lain berupa penegakan aturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 32 Tahun 2020 tentang penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.
Kedua, Memperketat pemantauan dan pengawasan terhadap kepatuhan Protokol
Kesehatan dalam penanganan COVID-19 di tempat keramaian, seperti : Restoran, Cafe, Tempat Wisata, Mall, Pasar dan tempat-tempat yang melaksanakan hajatan/pesta.
3. Setiap pelaku perjalanan dari luar daerah baik via darat, laut dan udara yang akan memasuki wilayah Provinsi Sulawesi Tengah wajib menunjukkan hasil pemeriksaan Rapid Tes Anti Gen/Swab PCR Non Reaktif yang berlaku 3 x 24 jam.
4. Kabupaten/Kota diharapkan meningkatkan tracking dan pengambilan sampel COVID-19 serta melaksanakan tindak lanjut hasil skrining.
5. Bagi Kabupaten/Kota yang mengalami peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan berdasarkan kajian epidemiologi, perlu dipertimbangkan pelaksanaan semi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau Karantina Wilayah dengan memberlakukan pembatasan jam malam hingga pukul 20.00 wita.
6 Mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat terkait penyebaran, penanganan dan pencegahan COVID-19 di masyarakat.
7. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten/Kota, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota agar menyiapkan gedung isolasi bagi penderita COVID-19 tanpa gejala.
8. Surat edaran ini berlaku mulai tanggal 29 Desember 2020 sampai dengan terjadinya penurunan kasus COVID-19 yang signifikan, kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota dapat menindaklanjuti Surat Edaran ini dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
” Kita semua berharap dengan penegakan disiplin seperti ini, dapat menekan laju penyebaran virus corona. Karena itu, mari kita bersama-sama mematuhi peraturan pemerintah untuk selalu tetap memakai masker bila bepergian kemana saja, selalu menjaga jarak disituasi apa saja dan seringlah mencuci tangan dengan air bersih. Bila semua ini kita terus lakukan, yakinlah virus corona akann menjauh, ” himbau Gubernur Longki.
Dan kuncinya adalah kesadaran masyarakat untuk keselamatan bersama. (krn)

BACA JUGA  Berbagi di Masa Pandemi Covid 19, Polda Sulteng Salurkan 3 ton Beras dan 600 Paket Sembako kepada Nelayan

Komentar

News Feed