oleh

Catut Nama Petinggi Partai, Pelaku Penipuan Via Medsos Berhasil Ditangkap Polres Palu

Kapolres Palu, AKBP H Moch Sholeh merilis data pelaku penipuan di medsos yang mengatasnamakan pejabat partai diacara jumpa pers, Kamis 4 Juni 2020.(F-ist)

PALU, Sultengmembangun.com
Bermodus mencatut nama rekannya yang nota bene adalah salah seorang petinggi partai, seorang pria di palu inisial RD (37), melakukan aksi penipuan ke sejumlah orang melalui jejaring medi sosil.

Aksi yang tidak terpuji itu akhirnya diketahui pihak kepolisian Polres Palu dan tersangka bernama RD (37) digelandang ke Mapolres Palu, Kamis (4/6/2020) siang.

RD yang merupakan warga asal Kabupaten Poso, ditangkap Kamis subuh sekitar pukul 04.00 WITA di wilayah kampung narkoba ‘tatanga’ di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Kapolres Palu, AKBP H Moch Sholeh mengatakan, orang yang dicatut namanya adalah petinggi partai sebanyak 2 orang. Keduanya ternyata, kata Kapolres Sholeh, adalah mantan bos dari tersangka RD.

“Kami berhasil mengamankan yang bersangkutan ini dengan kejahatan penipuan menggunakan media sosial mengatas namakan tokoh yang berpengaruh dari salah satu partai di Sulteng. Dalam aksinya RD meminta uang kepada koleganya dengan alasan ingin melakukan acara dan lain sebagainya,” jelas Kapolres Sholeh.

Untuk saat ini, pihaknya belum bisa mengungkapkan secara detail berapa barang bukti yang disita, karena kasusnya masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA  Menguak Kandungan dan Bahaya Overdosis Obat PCC

Namun berdasarkan informasi awal dari tersangka, bahwa uang yang berhasil diraup dari aksi kejahatan itu senilai Rp100 juta lebih.

“Ini masih kita kembangkan. Yang bersangkutan Juga ada LP di Polda Metro Jaya, kita belum tahu, apakah akan dibawa ke Polda Metro Jaya atau dilanjutkan di Palu,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 45 a ayat 1 undang-undang nomor 19 tahun 2016 perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau penipuan sebagaimana pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun.(Hmspolres/nila)

Komentar

News Feed