oleh

Cara Paling Efektif Untuk Mencegah Penularan HIV

Jika Anda tinggal serumah dengan seseorang yang memiliki HIV atau salah satu anggota keluarga atau teman Anda didiagnosis dengan HIV, Anda perlu mengetahui cara-cara untuk mencegah penyebaran HIV untuk melindungi diri Anda sendiri dari penularan HIV.

Bagaimana cara melindungi diri sendiri dari penularan HIV?
Pelajari bagaimana HIV menyebar
Pertama-tama, Anda harus mengerti dengan benar cara penyebaran HIV. Ada banyak informasi yang salah tentang penyebaran HIV, sehingga penting untuk mempelajarinya untuk melindungi diri Anda. HIV ditularkan saat darah, ASI, air mani atau cairan vagina yang terinfeksi terkena kontak langsung dengan luka di kulit atau selaput lendir yang terbuka (seperti mulut, hidung, vagina, rektum, bukaan penis). HIV dapat ditularkan melalui hubungan seks melalui vagina, oral atau anal, serta kontak antar darah dan kontak antar cairan tubuh. Hal ini berarti Anda dapat berciuman dengan aman (selama tidak ada luka atau sariawan, dan Anda tidak saling menyebabkan luka), bersentuhan, berpelukan, dan berinteraksi seperti biasanya secara aman dengan orang yang memiliki HIV.

Jangan berasumsi bahwa seseorang yang tidak memiliki gejala pasti tidak memiliki HIV. Orang dapat memiliki HIV beberapa tahun sebelum memiliki AIDS, dan orang yang terinfeksi dapat menularkan virus.

BACA JUGA  Blusukan Kapolres Donggala Dalam Mewujudkab Pemilu Damai

Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang
Hal kedua yang perlu Anda lakukan adalah berhenti menggunakan alkohol dan obat-obatan. Zat-zat tersebut memengaruhi keputusan Anda dan membuat Anda cenderung mengambil keputusan yang buruk atau berada di situasi dimana Anda tidak memiliki kendali penuh untuk memegang keputusan. Obat-obatan tertentu, seperti obat via suntikan, juga dapat menyebabkan Anda terkena HIV dengan angka paparan yang lebih tinggi.

Lakukan hubungan seks yang aman
Biasakan hubungan seks yang aman, yaitu dengan menggunakan kondom. Jika Anda melakukan seks dengan seseorang yang memiliki HIV, penting untuk melakukan hubungan seks yang aman dan pemeriksaan HIV secara rutin.

Bicarakan dengan pasangan Anda mengenai sejarah seksual Anda berdua. Mengenal dan memahami benar tentang seluk beluk masing-masing sangat membantu Anda dan pasangan mencegah risiko penularan HIV. Anda dapat menggunakan kombinasi obat (tenofovir dan emtricitabine) setiap hari untuk mencegah infeksi HIV. Obat ini dapat menurunkan risiko terkena HIV. Namun, obat ini tergolong mahal dan Anda masih perlu untuk membiasakan hubungan seks yang aman untuk menjaga risiko tetap rendah.

BACA JUGA  P2KB Sulteng Bersinergi dengan Pers dalam Mencegah Angka Perkawinan Anak diBawah Umur

Jangan pernah berbagi jarum atau alat suntik
Jarum dan alat suntik dengan mudah membawa HIV dari satu orang ke orang lain. Jangan pernah menggunakan obat dengan jarum dan jarum yang bukan berasal dari dokter.

Hindari menyentuh darah dan cairan tubuh orang lain
Anda tidak pernah tahu siapa yang memiliki HIV, karena tidak adanya stereotip dan mungkin mereka tidak menyadari dirinya terinfeksi, jadi hindari menyentuh darah orang lain sebisa mungkin dan hindari kontak langsung dengan cairan tubuh lain yang dapat menyebarkan HIV, terutama jika Anda memiliki luka terbuka di bagian manapun di tubuh Anda. Cairan tubuh yang bisamembawa virus HIV meliputi:

Air mani dan cairan praejakulasi
Cairan vagina
Mukus rektum (pelumas alami anus)
ASI
Cairan ketuban, cairan cerebrospindal, dan cairan synovial (biasanya hanya terpapar jika Anda bekerja di bidang medis)
Lakukan perawatan medis jika Anda hamil
Semua wanita hamil akan ditawarkan untuk melakukan tes darah untuk HIV sebagai bagian dari pemeriksaan kandungan. Jika tidak diatasi, HIV dapat diturunkan dari ibu hamil ke bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Terapi HIV selama kehamilan mengurangi risiko ditularkannya HIV ke bayi.

BACA JUGA  Penyaringan Bakal Calon Rektor Untad, Mahfud Ungguli Djayani Nurdin

Melengkapi diri Anda dengan pengetahuan terhadap HIV merupakan cara terbaik untuk mencegah risiko penularan HIV dan membantu orang-orang sekitar Anda dengan proses pengobatan penyakit. Hal ini juga dapat membantu orang dengan HIV untuk hidup secara sehat dan aman.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Komentar

News Feed