oleh

Bupati Sigi Melaunching Kehadiran Pos Kebangsaan yang Dibangun Polres Sigi

Resmi diLaunching.Pengguntingan pita menandai dilaunchingnya Pos Kebangsaan oleh Bupati Sigi, Moh.Irwan Lapata.(F-dok.ist)

SULTENGMEMBANGUN.COM . SIGI – Bupati Sigi, Moh.Irwan Lapata sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Sigi dalam menindaklanjuti komitmen Polri meningkatkan sinergitas mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreatifitas demi kemajuan bangsa.

Apalagi kehadiran Pos Kebangsaan, merupakan wadah atau ruang pertemuan bagi masyarakat bersinergi dengan TNI/Polri dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024. Tentunya ini menjadi hal yang sangat baik dan patut diapresiasi.

Keberadaan pos kebangsaan yang ada di Taiganja desa Kalukubula ini, Kata Bupati Sigi Moh Irwan Lapata, dari Pemerintah daerah Kabupaten Sigi menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sigi, AKBP Reja Simanjuntak yang telah menginisiasi adanya Pos Kebangsaan dalam menindaklanjuti komitmen Bapak Kapolri terkait kesiapan pelaksanaan Pemilu 2024.

” Sekali lagi menurut saya ini hal yang sangat baik bagi kita semua. Sehingga Pos Kebangsaan ini menjadi wadah bagi kita dalam menyelesaikan setiap masalah yang menjadi perbedaan dalam pelaksanaan Pemilu. Jadi ditempat inilah diselesaikannya semua masalah,” ujar Bupati Sigi yang sekaligus melaunching Pos Kebangsaan ini pada Kamis (31/08/2023).

BACA JUGA  OJK Sulteng Gelar Literasi Keuangan pada UKM dan Kelompok IRT

Bupati Sigi juga mengajak seluruh kepala desa, para tokoh adat, tokoh masyarakat, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, seluruh ketua parpol dan pihak terkait lainnya untuk bersama-sama menciptakan pemilu damai. Sehingga apapun persoalan, apapun masalah, ketika didalam proses pemilihan nanti, semuanya akan diselesaikan didalam ruang ini, di bantaya ini.

Sehingga harapannya tidak ada lagi konflik-konflik seperti di tahun-tahun lalu.Dan berharap pemilu 2024 bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai.

Sementara Kapolres Sigi, AKBP Reja Simanjuntak S.H., S.I.K., M menyampaikan pos kebangsaan yang merupakan bantaya atau tempat pertemuan yang menjadi sarana kearifan lokal tempat pertemuan dalam bersinergi menjaga keamanan.

” Pos kebangsaan ini milik kita bersama yang perlu kita jaga dan dirawat untuk digunakan bersama dengan tujuan apa yang menjadi masalah dibahas dan diselesaikan ditempat ini, agar melahirkan solusi yang terbaik bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” kata AKBP Reja.

Dipilihnya tempat wisata Taiganja didesa Kalukubula sebagai tempat pembangunan Pos Kebangsaan, kata AKBP Reja, dengan pertimbangan karena letaknya berada di kawasan padat penduduk. Yang mana diketahui Desa Kalukubula dengan jumlah penduduk sekitar 14.968 jiwa yang terdiri dari 4.813 KK dengan DPT sebesar 11.135 yang terdiri 24 RT dan 8 dusun (RW).

BACA JUGA  Realisasi APBD Sulteng Tahun 2019 Lampaui Target 100,71 Persen

” Kami berharap pos kebangsaan yang merupakan wadah bagi para pemuda/mahasiswa dalam mencari solusi menyelesaikan berbagai permasalahan anak bangsa yang dianggap dapat menimbulkan disintegrasi bangsa dan negara. Semoga Pos Kebangsaan ini bisa dimanfaatkan dengan baik,”kuncinya.**

Komentar