Bukopin Diketahui Berikan Technical Assistance ke Bank Banten

0
1508

Kantor Bank Bukopin Cabang Palu.(F-ist)

JAKARTA, Sultengmembangun.com – PT Bank Bukopin Tbk. diketahui memberikan pendampingan teknis (technical assistance) kepada PT Bank Banten Tbk. pada pertengahan bulan lalu. Bank berkode saham BBKP itu sempat memberikan fasilitas dana kepada Bank Banten.

Direktur Utama, Bank Bukopin Rivan A. Purwantono menyampaikan pendampingan teknis itu diberikan kepada Bank Banten karena perseroan sudah pernah mendapatkan technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

“Jadi saling membantu sesama industri industri perbankan yang sedang membutuhkan. Technical assistance itu pertengahan bulan lalu. Secara formal sekarang sudah tidak, tetapi komunikasi jalan terus,” ujar Rivan, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskan, pedampingan itu meliputi pengelolaan likuiditas, akuisisi nasabah, fasilitas dana dan lain sebagainya. Mengenai pengelolaan likuiditas, tuturnya, Bukopin memberikan masukan dalam memanfaatkan dana pihak ketiga.

Adapun mengenai akuisisi nasabah berbagi ilmu cara mendapatkan deposan dalam kondisi pandemi saat ini. “Tapi, pada dasarnya Bank Banten deposan kan terbesar dari pemerintah. Jadi lebih gampang me- maintenance,” terangnya.

BACA JUGA  Gubernur Sulteng Hadiri Rakornas Indonesia Maju yang Dibuka Presiden Jokowi

Mengenai kebutuhan dana, Rivan menyampaikan bahwa diberikan sesuai dengan kebutuhan. Namun, dia memastikan bahwa fasilitas dana tersebut saat ini sudah tidak ada karena Bank Banten sudah bisa beroperasi normal.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa membenarkan bahwa perseroan mendapatkan pendampingan teknis dari Bukopin. Menurutnya, technical assistance itu sangat bermanfaat bagi manajemen dan operasional perseroan.

“Kami bekerja sama dengan baik dengan Bank Bukopin, kami mendapatkan assistensi terkait treasury dan juga mendapatkan banyak masukan terkait pengelolaan likuiditas serta hal lainnya,” ujarnya.

Meskipun kata dia, saat ini tidak ada pendampingan teknis secara formal, tetapi pihaknya sering berdiskusi dengan Bukopin.

“Kami sering berdiskusi dan juga meminta saran terkait hal menyangkut operasional perbankan tanpa harus dilandasi hal-hal yang bersifat formal,” terangnya.

Fahmi menyampaikan bahwa kondisi Bank Banten saat ini cukup positif. Saat ini, perseroan sedang menunggu proses penambahan modal dalam skema penerbitan saham baru atau rights issue.

“Selaras dengan keinginan Pemprov Banten untuk menyetorkan modal ke Bank Banten dalam rangka penguatan permodalan kami akan tetap melakukan proses rights issue,” jelasnya.

BACA JUGA  Menkes Lantik Kepala BKKBN

Seperti diketahui Bank Bukopin sempat mendapatkan pendampingan teknis dari BRI saat proses penambahan modal.

Pendampingan teknis itu kurang lebih selama 2 bulan. Dengan meningkatnya kepemilikan Kookmin Bank menjadi 67 persen, tanggung jawab sepenuhnya sudah berada di tangan pemodal asal Korea Selatan tersebut.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here