oleh

BNNP Sulteng Musnahkan 9,295 kg Narkotika Jenis Sabu dan Ganja

Prosesi pemusnahan barang bukti narkotika oleh BNNP Sulteng, Jumat (04/08/2023).

SULTENGMEMBANGUN.COM, PALU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah kembali merilis data pemusnahan barang bukti (babuk) narkotika yang merupakan hasil tangkapan BNNP Sulteng sesuai surat ketetapan status barang sitaan narkotika yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Palu per tanggal 23Juni 2023.

Acara pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan pada Jumat (04/08/2023), di halaman kantor sementara BNNP Sulteng. Disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi,diantaranya Kajati Sulteng, Kajari Palu, Kepala Bea dan Cukai Palu, dan pejabat terkait lainnya.

Adapun jenis narkotika yang dimusnahkan selain shabu ada juga jenis ganja. Dengan rincian, untuk berat bruto sabu dan ganja yang dimusnahkan hari ini totalnya sebanyak 9,295 kg.

” Jadi semua barang bukti ini khusus untuk sabu sudah dimusnahkan dengan cara dimasak atau dituangkan kedalam wadah berupa panci yang berisi air mendidih lalu air rebusan tersebut dibuang ke got yang ada di depan kantor. Sedangkan barang bukti berupa ganja dimusnahkan dengan cara dibakar,” ujar Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol. H. Monang Situmorang, S.H., M, disela kegiatan press release pemusnahan babuk narkotika.

BACA JUGA  Peran PKK dalam Menekan Angka Stunting di Sulteng
Pengetesan sabu dengan menggunakan alat

Namun sebelum dilakukan pemusnahan, dari petugas BNNP Sulteng melakukan pembuktian barang bukti dengan menggunakan alat.

Pemusnahan ganja dengan cara dibakar dalam tong (drum).

” Jadi sebelum dimusnahkan barang bukti 1,090 gram sabu terlebih dahulu dilakukan pengecekkan menggunakan alat pengetes narkotika secara langsung dihadapan para tamu undangan disaksikan para insan pers. Dan dari hasil pengetesan menggunakan alat khusus untuk membuktikan hasil yang positif sabu dangan ditandai cairan khusus itu berubah warna dari semula berwarna putih menjadi berwarna ungu. Nah kalau sudah ungu,itu artinya benar babuknya sabu,” jelas Monang Sitomorang berharap peran serta para stake holder, pihak swasta dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika. (**)

Komentar