oleh

BKKBN Sulteng Hadirkan Kampung KB Puenjidi di Kabonena

Kepala bidang Advokasi dan Pergerakan, M. Rosni, mendampingi walikota palu,
Hidayat diacara pencanangan kampung KB Puenjidi di Kelurahan Kabonena, Kota Palu. (F-ist)
PALU, Sultengmembangun. com – Penyebaran Kampung KB terus dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Provinsi Sulawesi Tengah . Bahkan di Kota Palu, sudah terbentuk beberapa kampung KB diantaranya Kampung KB Toda Raya di Lolu Selatan, ada kampung KB Torabelo, termasuk kampung KB Puenjidi yang baru saja dicanangkan oleh walikota palu, Hidayat, di Kelurahan Kabonena, Senin (29/4/2019).

Wali kota Hidayat mengatakan Kampung KB ini sebagai wahana pemberdayaan masyarakat yang digalakkan oleh BKKBN dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

” Program Pencanangan Kampung KB ini diharapkan setiap Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk, dapat berperan aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Para Pokja, katanya bisa mengajukan apa-apa saja yang harus dibenahi setelah menginventarisir masalah-masalah yang dihadapi,” ujar Hidayat.

BACA JUGA  Tahap Ketiga, Dinkes Sulteng Terima APD Bantuan Kemenkes RI Sebanyak 40 Koli

Kata Hidayat, aktivitas di Kampung KB jangan dinilai sebagai kegiatan seremonial saja, namun lebih diharapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat bisa digerakkan terutama oleh para ibu rumah tangga melalui yang namanya program usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) atau yang setara dengan
Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan dipilih salah seorang masyarakat tersebut untuk menjadi ketua.

” Dari kelompok inilah diharapkan dapat melahirkan usaha-usaha kecil yang bisa memberikan sumbangsih pendapatan bagi keluarga dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, ” tandas Hidayat.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Sulawesi Tengah diwakili Kepala bidang Advokasi dan Pergerakan, M. Rosni mengatakan bahwa Pencanangan Kampung KB “Puenjidi” kali ini adalah pencanangan yang ke-340 untuk provinsi Sulawesi Tengah.

Dijelaskannya, program kampung KB Tak membahas pada masalah penggunaan Kontrasepsi saja. Namun lebih dari itu, Kampung KB dapat menciptakan keluarga kecil yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.

Hal ini dinilai sangat penting bagi BKKBN sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK, serta pembangungan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

BACA JUGA  Jelang Pilkada, Petugas Temui Gubernur untuk Melakukan Coklit

Tak hanya itu, program ini juga bertujuan untuk memfasilitasi, mendampingi, dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program KKBPK dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan.

“Melalui Kampung KB ini diharapkan pelaksanaan program KKBPK dan program-program pembangunan lainnya dapat berjalan secara terpadu dan bersamaan. Kampung dipilih karena kampung merupakan cikal bakal terbentuknya desa, dan jika pembangunan kampung maju, maka desa tersebut akan maju. Begitu seterusnya hingga menjadi sebuah negara yang maju,” tutur Rosni, diakhir sambutan Kepala BKKBN Sulteng dan dilanjut dengan membuka selubung papan nama kampung KB Puenjidi di Kelurahan Kabonena, Kota Palu. (cr)
REDAKTUR : NILA

Komentar

News Feed