oleh

BKKBN Sulteng Ajak PKB/PLKB Terapkan Perubahan Perilaku Dalam Menyikapi Pandemi Covid 19

Kaper BKKBN Sulteng, Maria Ernawati membuka sosialisasi perubahan perilaku dalam menyikapi covid 19.(F-nn)

PALU, SM.Com – Sosialisasi perubahan perilaku terus digalakkan okeh Perwakilan BKKBN Sulteng. Terutama kepada para PKB/PLKB dan mitra kerja. Dengan tujuan untuk peningkatan akses dan kualitas layanan KB di Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, saat membuka kegiatan sosialisasi perubahan perilaku di Swissbell Hotel Palu, Rabu (2/12/2020).

Masa pandemi covid 19, Pihak BKKBN Sulteng berharap agar tetap bekerja dalam menjalankan program Bangga Kencana. Karena masa pandemi ini, bukan sebuah alasan untuk tidak bekerja.

” Kita tetap harus bekerja dengan menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Work From Home /WFH juga bisa dilakukan,” kata Maria Ernawati.

Erna menambahkan bahwa generasi muda menjadi bagian terpenting untuk mensukseskan program bangga kencana. Karena generasi milenial dengan jumlahnya yang cukup amat sangat tinggi yaitu sekitar 35% dari total penduduk yang ada. Ini satu pijakan transformasi yang dengan cara baru kita dituntut harus bisa memberikan pemahaman kepada generasi milenial ini. Meskipun sulit rasanya BKKBN diterima oleh generasi baru karena sudah tertanam di mind set mereka bahwa BKKBN itu adalah kontrasepsi. ” Namun ini tantangan bagi kita di BKKBN untuk terus mensosialisasikan Program Bangga Kencana di Kalanhan generasi milenial,” tandasnya.

BACA JUGA  Warga Balaroa Dihebohkan Penemuan Tengkorak Mayat di Area Likuifaksi

Saat ini, BKKBN dalam peran utamanya adalah memberikan pelayanan kepada keluarga dan masyarakat. Dan kita sadari bahwa masih sebagian masyarakat kita belum paham benar tentang program bangga kencana. Makanya banyak terjadi polemik dalam dua dekade ini.

Dulunya BKKBN dikenal dengan tag line Dua anak lebih baik tetapi itupun ternyata banyak diplesetkan masyarakat menjadi : dua, anak lebih.

Oleh karena itu sekarang ini lebih tegas lagi bahwa tag line BKKBN adalah dua anak lebih sehat . Dan itu sudah menjadi harga mati. Kalau sehat itu pasti, jelas Erna dihadapan para peserta sosialisasi.

Demikian halnya terkait kampung KB. Dalam perkembangannya Kampung KB berganti nama menjadi kampung Berkualitas.

Karena secara lembaga, BKKBN sudah mengalami transformasi. Dan sekarang mari kita sebagai pengelola dari program Bangga Kencana ini juga bisa menyesuaikan dengan apa yang menjadi perubahan pada lembaga yang kita cintai ini, himbau Erna.

” Untuk itu mari kita bersama berkomitmen untuk bekerja lebih baik lagi dalam mensukseskan program Bangga Kencana dengan senantiasa menjalankan protokol kesehatan covid 19,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sinergi Program Lintas Sektoral dalam Penyiapan Kualitas SDM Menghadapi Bonus Demografi

Sebeelumnya, Helvrien Bohoh, Sub Koordinator Bina Kesertaan KB Jalur Pemerintah & Swasta menyampaikanjumlah peserta yang mengikuti sosialisasi sebanyak
75 orang dari seluruh Kabupaten/Kota. Kegiatan berlangsung dalam bentuk
metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. (NN)

Komentar

News Feed