oleh

BKKBN Pusat Lantik Delapan Orang CPNS Lulusan PKN STAN

Prosesi pelantikan dan pengambilan Sumpah/Janji PNS bagi CPNS formasi Politeknik Keuangan Negara (PKN) tahun 2019 oleh Sekretaris Utama BKKBN Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si di Jakarta. (F-ist)

SULTENGMEMBANGUN.COM. JAKARTA, – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan acara pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Tahun 2019 di lingkungan BKKBN Pusat. Adapun jumlah total CPNS yang diterima BKKBN untuk formasi PKN STAN tahun 2019 adalah sebanyak 8 (delapan) orang.

Pelantikan dan Pengambilan sumpah/janji dilakukan oleh Sekretaris Utama BKKBN Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si di Auditorium kantor BKKBN Pusat, Jakarta Timur (15/02/2021). Sebagaimana press reles yang disampaikan oleh Bagian Biro Umum dan Hubungan Masyarakat
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat kemudian diteruskan oleh
Bramandia Noya selaku Humas Perwakilan BKKBN Sulteng kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra BKKBN Sulteng, Senin (15/02/2021).

Prosesi pengambilan sumpah/janji PNS adalah hal yang wajib dilaksanakan oleh CPNS untuk menjadi PNS berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

BACA JUGA  Paslon 02 Cagub H.Rusdi Mastura Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Kasus Fitnah terhadap Paslon 01

Dengan dilakukannya Pengambilan Sumpah/Janji PNS hari ini maka CPNS formasi Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN telah sah menjadi PNS BKKBN karena telah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku diantaranya telah lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS.

Disamping itu, bagi CPNS Formasi Tahun 2018 di Perwakilan BKKBN Provinsi sebanyak 10 (sepuluh) orang yang telah dinyatakan lulus Latsar, dalam waktu dekat juga akan dilantik dan diambil sumpahnya, diantaranya CPNS Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, Jawa tengah, Jawa Timur Kalimantan Timur dan Provinsi NTT.

Keterlambatan Pengangkatan sebagai PNS dikarenakan belum mengikuti Latsar CPNS dikarenakan dalam keadaan Hamil, sakit dan kondisi lainnya.

Selain itu, Tavip juga menyampaikan bahwa BKKBN telah melakukan rebranding logo baru dan cara kerja baru, lebih kepada merubah mindset. Sehingga dengan perubahan itu diharapkan agar semua ASN BKKBN didalam menjalankan tugas dan fungsinya, harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai pengabdian, fokus kedepan dipertajam pada calon keluarga baru, calon pasangan hidup baru, memperdalam pemahaman tentang kependudukan.

BACA JUGA  IKA Unhas Diharap Dapat Berkontribusi dalam Membangun Sulteng

Saat ini, Indonesia memasuki era masyarakat digital, akses informasi yang sangat cepat, kekinian dan bersifat privasi, dan sasaran-sasaran program yang dibuat kedepannya harus mempertimbangkan generasi milenial dan generasi z yang mana mereka memiliki cara pandang, cara berfikir dan platform komunikasi yang berbeda.

“Saya ucapkan selamat kepada CPNS formasi PKN STAN tahun 2019 atas pengambilan sumpah/janji sebagai PNS, semoga dengan dilantiknya Saudara dapat menambah motivasi dan dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam bekerja. Kami menunggu kontribusi Saudara dalam menyukseskan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana), Pendataan Keluarga tahun 2021 serta program percepatan penanganan stunting”, ucap Tavip.

Tavip menambahkan agar generasi-generasi milenial yang penuh inovasi, memberikan terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi pelayanan, demi terwujudnya pelayanan prima di lingkungan BKKBN.

” Mari bangun kepercayaan masyarakat (public trust) yang positif. Rubah paradigma bahwa PNS itu melayani bukan dilayani. Dan jadilah PNS yang senantiasa berorientasi pada kepentingan publik, bangsa dan Negara”, ujar Tavip seraya menyampaikan selamat bertugas kepada mereka yang baru diambil sumpah/jabatan sebagai PNS dan jadilah PNS yang tangguh, berintegritas dan kreatif serta mampu menciptakan rasa cinta dan kebanggaan pada Instansi BKKBN ini, tutup Tavip. *(Humas/TWD/NL)

BACA JUGA  Gunakan Dana Desa untuk Kesejahteraan Rakyat

Komentar

News Feed