oleh

Bersiap Ukir Sejarah, Pemerintah akan Bangun Jembatan Terpanjang Hubungkan Bangkep dan Balut

Ilustrasi. Pembangunan jembatan yang akan dibangun di Sulteng.(F-dok.ist)

Namanya Jembatan Halimun

SULTENGMEMBANGUN.COM, Nasional –
Seiring berkembangnya inovasi dibidang insfrastruktur, jembatan bukan hanya sekadar akses penghubung saja. 

Dilansir dari jayapura.pikiran-rakyat.com, Konstruksi jembatan yang rumit serta tantangan alam mengharuskan banyak komponen agar kokoh dan tahan lama.  Karena itu, Wajah jembatan memiliki nilai tersendiri dari sisi wisatanya.  Banyak jembatan dijadikan sebagai ikon wisata, entah karena desainnya lokal pride atau terlihat megah. Nah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang berupaya membangun jembatan yang menghubungkan dua pulau. 

Pembangunan jembatan dapat memudahkan mobilitas masyarakat antar kedua pulau tersebut. 

Jembatan itu rencananya akan dinamai Jembatan Halimun yang akan menghubungkan Kabupaten Banggai Kepulauan dengan Kabupaten Banggai Laut. Pembangunan jembatan ini sedang dalam studi kelayanan, mengingat kedua daerah ini merupakan sebuah pulau. Adapun titik pembangunan Jembatan Halimun berada di Desa Kalumbatan Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan dan Desa Paisumosoni Kecamatan Banggai Kabupaten Banggai Laut, tepatnya di Tinakin. Baca Juga: Di Sulawesi Tengah, Jembatan Terpanjang Hubungkan Dua Pulau di Banggai, Diberi Nama Jembatan Halimun.

BACA JUGA  Ribuan Warga Desa di Donggala Serbu Vaksinasi Program Alumni AKABRI Angkatan'99

Rencananya, pembangunan Jembatan Halimun dibangun dengan bentang sekitar 2,7 kilometer. Tipe jembatan ini adalah suspended bridge atau jembatan gantung dengan metode konstruksi sesuai untuk dibangun di perairan laut. Perencanaan jembatan ini dibagi menjadi tiga bagian causeway atau jalan layang. Kemudian jembatan penghubung jembatan utama serta terdapat tiga alternatif trase. Baca Juga: Habiskan Rp298 Miliar, Jembatan 843,2 Meter Kalimatan Tengah Ini Diklaim Tipe Pertama di Indonesia Meliputi alternatif 1 trase langsung dari Totikum ke Paisumoni sepanjang 3,95 km, alternatif 2 trase via pulau Asasal sepanjang 4,506 km, alternatif 3 trase via pulau toulan sepanjang 3,745 km. Kabarnya, pembangunan jembatan ini sedang dalam tahap studi kelayakan, mengingat tantangannya juga tidak mudah.***

Komentar