oleh

Begini Penyebab Pergaulan Bebas Remaja Dan Dampak Negatifnya Whatsapp

Remaja adalah usia transisi ketika seseorang mulai memasuki masa puber. Masa remaja adalah masa ketika remaja sedang dalam proses mencari identitas atau pencarian jati diri, mencoba sesuatu yang baru dalam dirinya.
Remaja cenderung bersikap antikritik dan suka membangkang. Itulah sebabnya mengapa remaja dapat dengan mudah masuk ke dalam pergaulan bebas. Dampak negatif pergaulan bebas lebih sering terjadi dibandingkan dengan dampak positifnya.
Berikut ini kita akan membahas mengenai penyebab dan dampak negatif pergaulan bebas pada remaja.
PERGAULAN BEBAS DAN REMAJA
Pergaulan merupakan sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk bersosialisasi. Pergaulan sendiri diartikan sebagai hal bergaul dan kehidupan bermasyarakat. Pergaulan bisa terjadi antara laki-laki dengan laki-laki, laki-laki dengan perempuan, dan perempuan dengan perempuan. Kemudian dalam setiap pergaulan itu terjadi pergaulan bebas.
Pergaulan bebas adalah merupakan cara berteman tanpa batas, baik dalam berbicara dan berperilaku dan sebagainya. Sayangnya, cara ini lebih sering mendatangkan dampak negatif pergaulan bebas yang lebih banyak terjadi pada laki-laki dan perempuan.
Remaja sebagai proses atau tahap yang akan dilewati sebelum beranjak dewasa, di usia ini biasanya amat senang untuk berkumpul dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, sesi bersosialisasi itu menjadi tidak terkontrol sehingga menimbulkan dampak negatif pergaulan bebas pada remaja.

BACA JUGA  Tumblr Perangi Pornografi, Konten Apa Saja yang Dilarang?

PENYEBAB PERGAULAN BEBAS

1. Orang Tua

Faktor yang memengaruhi remaja memilih pergaulan bebas bisa diakibatkan oleh orang tua, seperti konflik antar orang tua ataupun kebiasaan orang tua yang kurang baik. Tak sedikit orang tua yang sibuk bekerja dan melupakan waktu bersama anak.

Hubungan yang kaku antara orang tua dan anak membuat anak bertanya-tanya dan tak sedikit di antara mereka mencari perhatian dengan melakukan hal-hal yang dilarang bahkan bisa saja anak mengikuti gaya hidup orang tuanya yang memang sudah terlibat dalam pergaulan bebas.

2. Lingkungan

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap anak untuk melakukan hubungan bebas. Lingkungan yang tidak sehat akan mendukung anak untuk melakukan hal-hal yang negatif. Apabila lingkungannya sehat, anak akan malu melakukan hal negatif karena terdapat hukum atau norma yang tidak tertulis di lingkungan tersebut.

3. Media Massa

Pengaruh media massa yang terus menjamur seiring semakin terbukanya kebebasan berekspresi. Peran dari media massa dalam mengkampanyekan pergaulan bebas melalui budaya pacaran dan berganti-ganti pasangan sangat besar.

BACA JUGA  Enam Personil Polda Sulteng Terpilih Jadi Polisi Perdamaian PBB

4. Reproduksi

Pendidikan kesehatan reproduksi sering dianggap tabu untuk dibicarakan di rumah maupun di sekolah. Sehingga akhirnya anak remaja tersebut penasaran dan mencari tahu sendiri. Padahal, informasi tentang kesehatan reproduksi yang dicarinya rata-rata tidak dengan sumber yang dapat dipercaya.

5. Keagamaan dan Lunturnya Adat Ketimuran

Religiusitas memang belum bisa menjamin seseorang untuk tidak melakukan pergaulan bebas. Tetapi, dengan arahan yang tepat rasa keagamaan dapat menjauhkan seseorang dari perbuatan yang tidak bermanfaat. Selain itu, adat ketimuran seperti sopan santun, tata kramah, dan etika menjadi hal yang langka.

DAMPAK NEGATIF PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari pergaulan bebas, antara lain:

1. Kehamilan

Biasanya remaja yang mengalami ini akan mencari cara untuk menggugurkan (aborsi) kandungannya yang lebih banyak dilakukan oleh bukan tenaga kesehatan. Akibatnya, bisa terjadi masalah kesehatan seperti sulit memiliki anak ketika menikah nanti ataupun kematian.

2. Putus Sekolah

Ini disebabkan karena mereka lebih mengutamakan ego ketimbang akal sehat dan realita yang ada. Sehingga bisa berakibat pada meningkatnya jumlah kemiskinan karena kurangnya pendidikan dan semakin bodohnya masyarakat menjadi hal yang sering terjadi.

BACA JUGA  Jelang Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sulteng Resmi Melantik 4 Pjs Bupati

3. Kriminalitas Tinggi

pergaulan bebas tentu akan memicu menigkatnya angka kriminalitas. Pendidikan yang rendah, kemiskinan, dan kebutuhan akan hal-hal kesenangan seperti penggunaan narkoba dan zat adiktif memicu seseorang untuk melakukan kriminalitas seperti mencuri, merampok, memperkosa, atau membunuh seseorang.

4. Penyakit Sosial

Dampak negatif pergaulan bebas selanjutnya adalah meningkatnya penyakit sosial. Rasa empati dan belas kasih sudah tidak dianggap ada lagi. Diganti dengan rasa egoisme, tidak peduli asalkan senang, sifat hedonisme, dan melakukan segala cara buruk untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

5. Masalah Kesehatan Secara Global

Dampak negatif pergaulan bebas selanjutnya ini tidak kalah parahnya. Ini bisa beresiko pada timbulnya penyakit menular seperti HIV/AIDS, Hepatitis, dan penyakit kelamin menjadi pemandangan yang dapat dijumpai akibat dari pergaulan itu. Masalah kesehatan lain seperti kemandulan atau bahkan kematian.

Komentar

News Feed