Anies Baswedan Jadi Ketua Umum APPSI 2019-2023

0
137

Penyerahan pataka APPSI dari Gubernur Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, MSi mantan Ketua APPSI Periode 2014-2019 kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai Ketua Terpilih APPSI Periode 2019-2023.(F-ist)

JAKARTA, Sultengmembangun. com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diberi amanah menjadi ketua umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia periode 2019-2023. Anies berjanji akan memberikan yang terbaik.

“Jadi tadi barusan Munas APPSI selesai diakhiri dengan penyusunan program kerja sama. Sesudah penyusunan progker baru pemilihan ketua. Nah, teman-teman di APPSI para gubernur mempercayakan saya untuk menjadi Ketua APPSI 2019-2023,” kata Anies di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).

Anies mengatakan posisi jabatan sebagai ketua umum ini merupakan sebuah kehormatan. Dia menganggap ini sebagai titipan yang akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Dan saya sampaikan kepada semua ini adalah sebuah kehormatan dan saya sampaikan, ini saya istilahkan fardhu kifayah, kalau sudah ada yang mengerjakan saya terbebas, tapi karena dititipkan saya insyaallah akan jalankan dengan sebaik-baiknya,” terang Anies.

Salah satu program prioritas yang diusulkan oleh sebagian besar gubernur yang hadir adalah soal penghitungan kawasan di Indonesia Timur, khususnya soal alokasi pembangunan bagi daerah kepulauan.

BACA JUGA  Gubernur Apresiasi Komitmen Perempuan Pelopor Rekonstruksi di Daerah Bencana

“Salah satu yang diusulkan oleh sebagian besar sebagian besar terutama dari kawasan Indonesia Timur adalah tentang variabel untuk menghitung alokasi pembangunan bagi daerah kepulauan. Mereka mengeluhkan bahwa selama ini cara penghitungannya bias daratan, ukuran wilayah misalnya, dihitungnya ukuran daratan bagi kawasan-kawasan yang kepulauan dan penduduknya sedikit akhirnya kecepatan pembangunnya jadi rendah karena jumlah penduduknya tidak banyak, bentuknya kepulauan,” jelas Anies.

Anies menjelaskan tugas pertama yang akan dilakukan setelah menjabat sebagai ketua umum adalah membentuk tim formatur. Tim ini yang kemudian akan menyusun kepengurusan APPSI nantinya. Kemudian kepengurusan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Nah tugas saya yang pertama adalah membentuk tim formatur tim. Formatur ini kemudian nanti akan menyusun kepengurusan. Nanti kepengurusan akan dikukuhkan oleh Bapak Presiden,” terang Anies.

Anies juga menjelaskan mekanisme pemilihan ketua tadi. Dia mengatakan ada 23 gubernur yang memiliki hak suara namun 1 abstain. “Jadi 23 peserta, tapi 1 abstain,” ungkap Anies.

Kemudian dari peserta yang hadir muncul juga tiga usulan nama. Nama-nama itu adalah Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Kalimantan Timur. Dia mengungkap putaran pertama hanya penjaringan nama calon ketum APPSI, kemudian putaran selanjutnya terpilihlah Anies.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Lantik Rusli Dg Pallabi Jadi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah

“Jadi pertama kali ada usulan beberapa nama kemudian tiga yang paling atas Gubernur DKI, yang kedua Gubernur Jawa Barat, yang ketua gubernur Kalimantan Timur. Lalu, itu kan seperti usulan sebenarnya, mengusulkan dua nama yang di atas itulah yang nanti akan dipilih. Jadi sebetulnya putaran pertama bukan putaran pertama, itu penjaringan nama. Penjaringan nama kemudian dari situ itu,” tutur Anies.(*detik.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here