Anggaran Terbatas, Pengungkapan Kasus oleh BNN Kota Palu Melampaui Target

0
211

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Abire Nusu didampingi para Kepala Bidang, merilis hasil kinerja BNN Kota srlama 2019. (F-widya)

PALU, Sultengmembangun.com – Ditengah keterbatasan anggaran, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu merilis data pengungkapan kasus pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) selama 2019.

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Abire Nusu mengatakan selama 2019, BNN Kota Palu berhasil mengungkap 5 kasus dengan menjerat 8 tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Sementara oleh BNN ditingkat Pusat, BNN Kota Palu hanya ditarget 2 kasus saja. “Artinya kinerja BNN Kota Palu sudah melampaui target. Dengan keterbatasan anggaran, BNN Kota Palu mampu mengungkap 5 kasus,” kata Abire Nusu saat merilis kinerja BNN Kota Palu tahun 2019, Senin (23/12/2019), di kantor BNN Kota Jalan Soekarno Hatta.

Diakuinya bahwa keterbatasan anggaran yang ada di BNN Kota, menjadi kendala dalam
mendukung operasional pengungkapan kasus. Namun pihaknya terus berupaya melakukan sinergitas dengan berbagai pihak terkait terutama dengan Pemerintah Kota Palu dalam upaya pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kota Palu.

BACA JUGA  Merasa Dizolimi, Mantan Ibu Bhayangkari ini Minta Keadilan

” Kami sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah kota palu dan dinas pendidikan kota. Beberapa program pemberantasan narkoba sudah kami laksanakan dan sudah diterapkam disejumlah sekolah yang ada di palu. Diantaranya dengan membentuk satgas narkoba baik di sekolah maupun di masyarakat. Bahkan hampir setiap kelurahan di Palu sudah menghadirkan program kelurahan bersinar, bersih tanpa narkoba,” jelas Abire.

Berkat sinergitas inilah sehingga BNN Kota merasa sangat terbantu dalam menjalankan program pemberantasan narkotika. Karena masalah penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN, dan ini menjadi tanggungjawab kita bersama, tandas Abire sembari menguraikan data korban yang terpapar narkoba di Kota Palu, ada 206 yang sudah terpapar penyalahgunaan narkoba. Diantaranya ada 202 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Sebanyak 103 orang tercatat berasal dari kalangan anak dan lainnya masih berstatus pelajar.

” Dari hasil interogasi, sebagian besar masih sebatas coba-coba dan lainnya ada yang memang sudah kategori pecandu. Dan mereka inilah yang kadang dimanfaatkan sebagai kurir,” kata Abire berharap agar kedepan, upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh BNN Kota Palu mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Kota.(widya)

BACA JUGA  Posting Berita Hoax, Rahman Ijal Jadi Tersangka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here