Sang Jenderal Memuliakan Guru

0
465

Oleh: Syam Zaini
Ketua PGRI Prov SulTeng
_________________________

Sosok tegap berwibawa itu memasuki ruangan pertemuan kerja Kapolda, ternyata yang datang itu adalah seorang Jenderal bintang dua, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Drs. Syafril Nursal, SH,MH. Sang jenderal langsung menyapa dan menyalami pengurus PGRI Prov SulTeng di ruangan satu persatu dengan ramahnya, tak terlihat kesan menakutkan dari seorang Polisi, sebagai pimpinan tertinggi Polri didaerah Sulawesi Tengah. Beliau ditengah kesibukannya mau dan dengan gembira menyempatkan waktunya menemui PGRI, organisasi profesi berhimpunnya para guru.

Pengurus PGRI melakukan audiensi dengan Kapolda Sulawesi Tengah, wadah para guru di SulTeng ini bersilaturahmi menyampaikan harapan-harapan para guru serta usulan terkait maraknya kasus-kasus hukum yang seringkali menimpa guru disaat melaksanakan tugas keprofesiannya. Luar biasa sambutan dan apresiasi sang jenderal, beliau sangat mengerti dengan peran dan tanggung jawab seorang guru, beliau sangat sayang kepada guru, beliau sangat berharap agar guru tidak menyerah dalam mendidik siswa disekolah, karena jika guru sudah menyerah, maka sumber daya manusia di Negeri ini pasti akan lemah, dan negarapun akan menjadi lemah.

Sungguh tak bisa diungkapkan kebahagian kami sebagai Pengurus PGRI yang notabenenya sebagai wadah berhimpunnya para guru, disaat para guru dihinggapi kegalauan dalam melakukan tugas keprofesian yang sudah merasa takut, jangan sampai berhadapan dengan hukum jika terjadi “kesalahan” dalam bertindak, disaat itu sang jenderal justru memuliakan para guru. Sejuk nian perkataan sang jenderal terhadap para guru; “para guru jangan menyerah, jangan kalah dalam melaksanakan tugas keprofesian, dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa, karena kalau guru sudah menyerah maka lembaga pendidikan tidak akan maksimal lagi dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkarakter dan berahklak mulia.

Ungkapan dari seorang Jenderal Polisi ini tentunya menambah semangat guru-guru didalam memgemban tugas dan tanggung jawabnya. Guru-guru merasa terlindungi didalam melaksanakan tugas keprofesiannya, ada seorang jenderal yang mensupport mereka, menghargai dan mengayomi tugas sebagai guru. Sang Jenderal sangat memahami tugas berat dari seorang guru dalam menunaikan pekerjaannya. Apalagi dizaman sekarang, dengan cepatnya memperoleh akses digital, sisi negatifnya pun banyak maka tugas guru semakin berat untuk membina karakter siswa. Kapolda sangat mengerti dalam hal itu. Terima kasih Jenderal, atas apresiasi yang telah diberikan kepada kami para guru.

Kami guru-guru yang tergabung pada organisasi PGRI yang juga merupakan bagian dari masyarakat Sulawesi Tengah bangga memiliki seorang jenderal yang sangat memperhatikan para guru. Padahal bisa saja sebagai seorang Kapolda, jenderal tidak bersedia menemui Pengurus PGRI dengan alasan sibuk dan lain sebagainya, toh kami pengurus PGRI pun “bukan siapa-siapa”, namun jenderal tak melakukan itu, tetap hangat menyapa, menemui serta mendengar “keluhan” para guru-guru yang tergabung dalam wadah organisasi PGRI.

Seiring dengan ditetapkannya Polda SulTeng sebagai type A, maka baru inilah Sulawesi Tengah memiliki Kapolda dengan pangkat Jenderal bintang dua Polisi (Irjen Pol). Semoga kelak peserta didik kami yang memilih profesi Polri dapat mengikuti jejak bapak sebagai seorang jenderal. Kami akan sampaikan kepada peserta didik nanti agar tekun, ulet dan cakap, sehingga dapat menjadi seorang jenderal.

Salam hormat dari kami para guru di Provinsi Sulawesi Tengah, kepada *sang jenderal yang memuliakan guru.* kami para guru bangga kepada sosok jenderal seperti ini, sebagai pengayom masyarakat, sebagai petinggi kepolisian yang mencintai guru. In Syaa Allah para pejabat yang mencintai guru akan dicintai pula oleh Allah SWT, sang Maha Pencipta.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here