BNN Kota Palu Jalin Kemitraan dengan Gojek Berantas Narkoba

0
313

Kepala BNN Kota Palu, Abire Nusu bersama Persatuan GOJEK Palu dan Anggota DPD RI Dapil Sulteng Nurmawati Dewi Bantilan (NDB) melakukan rapat di salah satu warkop di Kota Palu dalam rangka pawai keliling. (F-ist)

PALU, Sultengmembangun. com
– Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Palu bekerjasama GOJEK Palu, sepakat dan berkomitmen memerangi peredaran narkoba di Kota Palu.

Sebagai wujud kongkrit kesepakatan itu, rencananya BNN Kota Palu dan GOJEK Palu akan melaksanakan pawai keliling dengan rute star depan Kantor BNN kota Palu jalan Soekarno Hatta dan Finish di Lapangan vatulemo.

Pawai tersebut, rencananya dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2019 mendatang dengan melibatkan ribuan driver GOJEK bersama masyarakat umum.

“Kegiatan pawai ini, ditunjukan untuk menolak peredaran Narkoba di Kota Palu khususnya anak muda atau kaum Milenial. Sebab kita tau bersama, peredaran narkoba di Kota Palu sudah sangat besar,” ujar Kepala BNN Kota, Abire Nusu saat jumpa pers di salah satu cafe di Kota Palu, Senin (22/7/2019).

BACA JUGA  BAHAYA PENYALAHGUNAAN OBAT-OBATAN

Kata Abire, Peredaran Narkoba dibeberapa daerah di Sulteng seperti Poso, Tolitoli dan beberapa daerah lainnya, semuanya bermula dari Kota Palu. Pasokan narkoba melalui sejumlah jalur transportasi yang ada di palu. Makanya tak heran jika di Kota Palu, BNN Kota harus bekerja keras dengan membangun jejaring untuk bersama memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Sementara, tiga wilayah di Palu yang paling rawan adalah Tatanga, Anoa dan Kayumalue.

“Tiga wilayah Ini merupakan pusat atau bandarnya narkoba yang ada di Palu,” tegas Kepala BNN Kota Palu.

Managemen GOJEK, Hendry Dwi Sulaeman mengatakan kerjasama dengan BNN kota merupakan bentuk dukungan kongkrit GOJEK sebagai mitra kepolisian dan BNN dalam memberantas Narkoba di Kota Palu.

“Semoga ini bisa memberikan perubahan bagi daerah ini. Jika selama ini mereka (Pengedar Narkoba), hanya takut pada baju cokelat (Polisi), kini kami dari gojek juga bisa takut pada atribut biru (Gojek),” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPD RI, Nurmawati Dewi Bantilan (NDB) yang juga turut hadir diacara itu mengaku sangat mensuport gerakan moral yang didukung dengan aksi kongkrit di lapangan itu.

BACA JUGA  Upaya Evakuasi Buaya Berkalung Ban, Tak Membuahkan Hasil

“Ini merupakan gerakan luar biasa untuk anak muda, dalam hal ini kaum milenial. Gojek sangat produktif dan merupakan agen pembaharu untuk bisa merubah stigma masyarakat Kota Palu seolah-olah anak muda itu adalah generasi yang mudah terpapar oleh narkoba” katanya. (*sultengraya/)

Editor : Nila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here