239 Pelaku Kejahatan Terungkap !!! Target Operasi Pekat Tinombala Capai 97 Persen

0
219

Kombes Didik Supranoto

PALU,SultengMembangun.com – Hingga berakhirnya operasi pengamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1411 Hijriah yang digelar Satgas Tinombala 2020 sejak Rabu, 22 April hingga hari ini Rabu 5 Mei 2020.
Satgas Polda Sulteng dan Polres berhasil mengamankan 239 pelaku kejahatan, baik yang berstatus TO maupun non TO selama operasi berlangsung.
Adapun serangkaian aksi kejahatan yang masuk dalam TO Polisi selama kegiatan berlangsung terdiri dari 71 orang sementara yang berhasil diamankan sudah mencapai 69 orang atau 97,1 persen.
Sedangkan pelaku kejahatan non TO mencapai 168 orang, 102 orang karena penjualan minuman keras, 61 karena prostitusi, 38 karena narkoba, 14 orang karena premanisme, 14 karena judi, 5 karena terlibat curas, 4 karena kepemilikan senjata tajam, yang terakhir 1 orang karena kedapatan jual petasan tanpa ijin.
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto dalam keterangan persnya kepada wartawan mengatakan. Sesuai tujuannya operasi Satgas Tinombala I-2020 adalah menciptakan situasi yang kondusif selama bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah dan Kepolisian kata Didik akhirnya berhasil melakukan pengungkapan ratusan kasus bahkan hingga mencapai 97,1 persen.
”Setidaknya sebanyak 102 orang diamankan karena penjualan minuman keras, 61 karena prostitusi, 38 karena narkoba, 14 karena premanisme, 14 orang karena judi, 5 orang terlibat curas, 4 karena kepemilikan senjata tajam dan 1 orang karena kedapatan menjual petasan tanpa ijin,” jelas Didik Rabu (6/5) pagi tadi.
Meskipun Operasi Pekat Satgas Tinombala 2020 sudah berakhir namun pihak Kepolisian kata Didik tetap akan dilanjutkan dengan Kegiatan Kepolisian Rutin Ditingkatkan (KKRD) demikian pula dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 pelaksanannya melalui Operasi Ketupat dan Operasi Aman Nusa II.
“Polri ingin menunjukan bahwa Negara selalu hadir dalam situasi apapun,” tegas mantan Wadir Reskimum Polda Sulteng ini dengan nada serius.
Selama 14 hari pelaksanaannya, Operasi Pekat Tinombala 2020 sendiri melibatkan sebanyak 266 personil dimana setiap pelaksanaan operasi. Baik Satgas Polda maupun Polres sebelumnya telah menentukan Target Operasi (TO)nya yang kemudian dijadikan sebagai prioritas untuk diungkap, baik yang masuk sebagai TO orang maupun TO tempat kejadian. (Bidhumas Polda Saulteng/DT)

BACA JUGA  Sharp Class Program Kemitraan PT Sharp Indonesia dengan SMK Negeri 3 Palu, Ciptakan SDM Unggul dan Berdaya Saing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here